• Sen. Jan 19th, 2026

OJK dan TPAKD Lampung Timur Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Pembukaan 1.364 Polis Asuransi Bagi Kader Posyandu

Oplus_131072

Lampung Timur – d-actual.id

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung

bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung

Timur menyelenggarakan kegiatan Product Matching dan Pembukaan 1.364 Polis

Asuransi bagi kader Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan

inklusi keuangan di Provinsi Lampung. Kegiatan ini merupakan bagian dari program

kerja TPAKD Kabupaten Lampung Timur yang bertujuan memperluas akses

masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal, khususnya di sektor

asuransi.

Acara dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah; Sekretaris Daerah

Provinsi Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang

Ekonomi dan Pembangunan, Bani Ispriyanto; Sekretaris Daerah Kabupaten

Lampung Timur, Rustam Effendi; serta Kepala Kantor OJK Provinsi Lampung yang

diwakili oleh Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2, Indah

Puspitasari. Turut hadir pula perwakilan Asuransi Astra, Kepala OPD terkait, dan

para kader Posyandu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya, Indah Puspitasari menyampaikan bahwa kegiatan ini

merupakan salah satu langkah nyata OJK dalam memperkuat peran TPAKD di

daerah. “TPAKD dibentuk sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri sebagai wadah

koordinasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan

formal. Berdasarkan survei OJK tahun 2025, tingkat literasi keuangan nasional

baru mencapai 66%, sementara inklusi keuangan sudah mencapai 80%. Artinya,

banyak masyarakat yang sudah menggunakan layanan keuangan, namun belum

sepenuhnya memahami manfaat dan risikonya,” ujar Indah.

Lebih lanjut, Indah menegaskan bahwa peningkatan pemahaman keuangan

masyarakat, khususnya bagi perempuan, menjadi salah satu prioritas OJK. “Kami

percaya ibu-ibu memiliki peran penting sebagai pengelola keuangan rumah tangga

dan agen perubahan di lingkungannya. Karena itu, OJK menjadikan kader

Posyandu sebagai sasaran strategis edukasi keuangan agar mampu menjadi duta

literasi bagi masyarakat sekitar,” tambah Indah.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Bani

Ispriyanto, mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, menyampaikan apresiasi atas

terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan

merupakan pilar penting pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan

berkelanjutan. Ia juga mengatakan bahwa banyak masyarakat belum memahami

pentingnya perlindungan asuransi. Padahal, asuransi berperan besar dalam

menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan pelaku usaha kecil saat menghadapi

risiko yang tak terduga.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menambahkan bahwa kegiatan ini

menjadi bagian dari gerakan percepatan akses keuangan di seluruh tingkatan

pemerintahan, termasuk pemberian perlindungan bagi kader Posyandu. Ia

menegaskan bahwa kader Posyandu bekerja tanpa pamrih membantu masyarakat,

terutama dalam kesehatan ibu dan anak. Dengan adanya perlindungan asuransi,

kader Posyandu dapat terlindungi dari risiko kerja dan dapat terus berkontribusi

bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, OJK bersama TPAKD Lampung Timur mempertegas

komitmennya untuk memperluas akses dan pemahaman keuangan yang inklusif

bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan menjadikan kader Posyandu sebagai

pionir literasi keuangan di tingkat desa. (*/RS)