Lampung – d-actual.id
Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forum Investasi Lampung (FOILA) menggelar Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2025 di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta. Acara ini dihadiri 58 calon investor dari berbagai negara serta perwakilan duta besar negara sahabat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka peluang investasi berkelanjutan di sektor pertanian modern, energi terbarukan, pariwisata hijau, dan industri kreatif.
“Lampung siap menjadi mitra strategis bagi investor nasional dan global,” ujar Jihan.
Mengusung tema “Explore the Potential: Lampung Investment Opportunities for Sustainable Growth”, forum ini mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat guna mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Menurut Wagub, Lampung kini fokus pada hilirisasi hasil pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal. Selain itu, pemerintah tengah mengembangkan Renewable Energy Hub berbasis biomassa dan panas bumi dengan potensi mencapai 1.758 MWe di empat kabupaten.
Kebijakan ekonomi Lampung juga sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun ekonomi pedesaan, ketahanan pangan, pemerataan infrastruktur, dan transformasi energi hijau.
Pemerintah Siapkan Diskon Angkutan Nataru, Menkeu Purbaya Pastikan Aturan Segera Berlaku Desember
“Kami ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati pelaku usaha, tapi juga mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat,” tegas Jihan.
Secara geografis, Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang antara Pulau Jawa dan Sumatra. Potensi ini, kata Jihan, menjadi modal besar untuk mengembangkan pusat logistik dan industri pengolahan terintegrasi dengan infrastruktur transportasi modern.
Untuk menarik lebih banyak investasi, Pemprov Lampung memperkuat layanan perizinan digital, memberikan insentif fiskal, dan menyederhanakan regulasi usaha. (*/RS)
