• Rab. Mei 6th, 2026

BNNP Lampung Akhiri 2025 dengan Prestasi, Tangani Puluhan Kasus Narkoba dan Edukasi Masyarakat

Lampung – d-actual.id

Kepala BNNP Jateng Toton Rasyid memberikan keterangan pers dalam release akhir tahun 2025, di Gedung BNN Provinsi Jawa Tengah, Jl Madukoro Semarang, Rabu (24/12/2025). (suaramerdeka.com/dok)

Kepala BNNP Jateng Toton Rasyid memberikan keterangan pers dalam release akhir tahun 2025, di Gedung BNN Provinsi Jawa Tengah, Jl Madukoro Semarang, Rabu (24/12/2025). (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah sukses mengakhiri tahun 2025 dengan capaian signifikan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Hal tersebut ungkapkan Kepala BNNP Jateng Toton Rasyid, dalam release akhir tahun 2025, di Gedung BNN Provinsi Jawa Tengah, Jl Madukoro Semarang, Rabu (24/12/2025).

Ia menyampaikan, permasalahan narkotika masih menjadi tantangan serius yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia, ketahanan sosial, serta masa depan generasi muda.

Karena itu, BNNP Jateng menjalankan P4GN berbasis kemanusiaan dan kolaboratif sesuai semangat War on Drugs for Humanity.

Hal itu sejalan dengan Asta Cita misi ke-7 serta prioritas nasional ke-6.

Toton pun menegaskan komitmen BNNP Jateng sebagai leading sector dalam memerangi narkoba dengan menjalankan empat pilar utama, yaitu pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, dan rehabilitasi.

Dalam bidang pemberantasan, ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, BNNP Jateng berhasil mengungkap kasus narkotika dengan 40 tersangka. Sebanyak 37 orang di antaranya adalah laki-laki dan 3 orang lainnya perempuan.

Dari kasus tersebut berhasil disita barang bukti yang mencakup sabu 1.845,52 gram, ganja 8.227,81 gram, ekstasi 683 butir, tembakau sintetis 33,31 gram, obat terlarang 89.794 butir, dan liquid ganja 4 ml.

BNNP Jateng juga sudah memusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 1.737,85 gram, ganja 5.812,93 gram, dan obat-obatan terlarang 4.212 butir, serta penerbitan 26 laporan kasus narkotika.

Di sisi pencegahan, BNNP Jateng menjadi pelaksana kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terbanyak se-Indonesia.

Yakni, dengan 10.171 kegiatan, menjangkau lebih dari 4,6 juta orang di Jawa Tengah, menempatkan provinsi ini di peringkat ketiga nasional.

Sepanjang 2025, BNNP Jateng menjalankan program Lingkungan Bersih Narkoba (Bersinar) yang menyasar 10 desa, 72 sekolah, 5 pesantren, 11 industri/swasta, dan 6 tempat wisata. (*/RS)