Lampung Selatan – d-actual.id
Dua belas bulan mengukir bakti di garis terdepan Nusantara. Selasa (3/11/2026), di Markas Batalyon Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya di Natar, Lampung Selatan, menjadi momen haru sekaligus penuh kebanggaan. Sebanyak 450 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Papua Nugini resmi kembali ke pelukan tanah air dan pangkalan mereka dalam keadaan utuh, lengkap, dan selamat.
Kepulangan para penjaga kedaulatan ini disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, dalam sebuah tradisi satuan yang khidmat.
Suasana haru menyelimuti area upacara. Rangkaian acara diwarnai air mata kebanggaan saat pengalungan bunga kepada Komandan Batalyon (Danyonif) 143/TWEJ, Letkol Inf Setiawan Margo Utomo, yang memimpin langsung para prajurit di medan tugas. Disusul dengan prosesi sakral peletakan tunggul satuan dan penyerahan piagam penghargaan, menandakan selesainya satu putaran tugas negara yang penuh pengorbanan.
“Keberhasilan kalian kembali dalam keadaan lengkap, sehat, dan selamat adalah bukti nyata loyalitas dan cinta tanah air yang tak tergoyahkan,” tegas Brigjen TNI Sumarlin Marzuki dalam pengarahannya yang membakar semangat.
Danrem memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, semangat juang, dan dharma bakti para prajurit yang telah berdiri tegak menjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
Namun, di balik ketangguhan para prajurit, Danrem tak lupa menyoroti peran besar yang sering kali tak terlihat. Ia menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada para istri serta keluarga prajurit. “Dukungan dan doa tulus dari keluarga adalah perisai tak kasatmata yang menjaga kalian di sana. Ini adalah kemenangan kita bersama,” ucapnya.
Meski diselimuti euforia kepulangan, pesan tegas tetap disampaikan oleh orang nomor satu di Korem 043/Gatam tersebut. Danrem mengingatkan agar seluruh prajurit segera menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan di pangkalan tanpa melunturkan disiplin, loyalitas, dan jiwa korsa.
Pengalaman selama mengawal batas negara hendaknya menjadi bahan bakar untuk meningkatkan profesionalisme. “Jaga kesehatan, kebugaran fisik, dan ketahanan mental. Jadikan pengalaman di perbatasan sebagai pembelajaran mahal, sehingga kalian siap dan optimal untuk menghadapi tugas-tugas negara berikutnya di medan manapun,” pinta Danrem.
Kehadiran Danrem di tengah-tengah prajuritnya menjadi simbol nyata bahwa pimpinan TNI AD tidak pernah absen menghargai setiap tetes keringat pengabdian anak buah. Keberhasilan 450 personel kembali secara utuh ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memupuk soliditas dan mempertahankan kehormatan Yonif 143/TWEJ sebagai satuan kebanggaan.
Momen bersejarah ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Korem 043/Gatam, di antaranya Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, Para Kasi Kasrem 043/Gatam; Dandenpom II/Lampung Letkol Cpm Anjan Pama Setyawan, Dandenkesyah 02.04.03 Lampung Letkol Ckm Said Jauhari, serta Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Indah Roli beserta jajaran pengurus. (*/RS)
